Makan Telur Rebus Ternyata Baik Untuk Kesehatan, Bisa Bikin Cerdas

Makanan yang paling banyak di konsumsi orang untuk mendapatkan sumber protein terbaik adalah telur. Telur memang menjadi salah satu makanan yang paling tinggi protein dan mudah untuk di dapatkan sehingga banyak orang yang suka mengkonsumsi makanan ini.

Untuk mengolah telur menjadi makanan yang siap di santap juga cukup mudah dan banyak caranya, salah satu cara mengolah telur itu sendiri yaitu di rebus.

Telur yang di rebus di konsumsi bukan semata mata hanya untuk di manfaatkan sumber protein nya saja, melainkan telur juga memiliki banyak kandungan manfaat bagi kesehatan tubuh. Agar kamu tidak berpikir terus-terusan mengenai manfaat apa saja yang bisa di dapat dari telur rebus, berikut ini ada beberapa contoh manfaat dari konsumsi telur rebus yang bisa kamu ambil untuk kesehatan kamu.

1. Menjaga kesehatan mata

Didalam kuning telur terdapat kandungan nutrisi berupa vitamin A, lutein, zinc, dan zeaxanthin. Dilansir dari sebuah situs resmi kesehatan, konsumsi telur rebus sangat bagus untuk meningkatkan kesehatan mata sebab mengandung zat-zat terpenting yang di butuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan mata.

2. Menurunkan stres

Penelitian yang di lakukan pada tahun 2004 silam membuktikan bahwa telur rebus memiliki kandungan lisin yang dapat menurunkan stres dan masalah kecemasan.

Tak sampai situ saja, telur rebus juga memiliki kandungan triptofan, triptofan ini adalah sebuah asam amino yang dapat membantu produksi serotonin. Serotonin berfungsi dalam tubuh untuk menurunkan gangguan kecemasan. Hal ini tentu sangat bagus, jadi kamu bisa mengkonsumsi satu butir telur rebus untuk membantu kamu terhindar dari gangguan kecemasan dan stres.

3. Menjaga kesehatan otak

Telur mengandung zat kolin yang baik untuk kesehatan otak. Orang yang mengkonsumsi makanan dengan kandungan kolin di dalamnya akan memiliki sistem kerja otak yang lebih bagus. Telur rebus juga dapat meningkatkan daya ingat dan fokus sesorang.

Itulah, 3 dari banyaknya manfaat konsumsi telur rebus untuk kesehatan tubuh. Kamu bisa menjadikan telur rebus sebagai menu atau lauk tambahan di pagi hari saat sarapan.

3 Masalah Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Jika Kurang Konsumsi Sayur Dan Buah

Jaman yang sudah berubah membuat hidup semakin mudah dan tidak susah lagi, mulai dari makanan jaman sekarang yang sudah di sajikan dengan cepat (fast food) dan menjadi makanan paling banyak di gemari pula pada jaman sekarang ini. Dengan berkembangnya berbagai jenis makanan cepat saji membuat ketertarikan orang-orang terhadap sayur dan buah menjadi semakin sedikit.

Sebagian besar orang akan memilih makanan cepat saji yang belum tentu sehat karena mengandung lemak jahat yang sangat banyak ketimbang membeli sayur dan buah yang sudah pasti lebih sehat.

Seperti yang kita ketahui dalam sayur dan buah memiliki kandungan manfaat dan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

Dilansir dari sebuah laman kesehatan, akan muncul banyak masalah kesehatan yang terjadi  pada tubuh orang-orang yang kurang makanan sayur dan buah. Apa saja? Mari kita lihat satu-satu

1. Kekurangan vitamin dan mineral

Sayur dan buah merupakan sumber nutrisi yang paling kaya untuk kesehatan tubuh. Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang dewasa yang mengkonsumsi sayur dan buah dengan porsi yang direkomendasikan dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral mereka, sebaliknya orang dewasa yang sedikit mengkonsumsi sayur dan buah akan kehilangan dan kekurangan vitamin dan mineral yang sangat di perlukan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan tubuh.

2. Menaikkan resiko terkena kanker

Satu institute kanker yang ada di America membuktikan, bahwa mengkonsumsi sayur dan buah secara rutin dapat menurunkan resiko tubuh terserang penyakit kanker. Antioksidan yang ada dalam sayur dan buah seperti vitamin C, vitamin E, dan keratenoid bisa menurunkan resiko kanker dengan cara melindungi sel yang ada dalam tubuh dari radikal bebas.

3. Mengalami masalah dalam pencernaan

Seseorang yang kurang konsumsi sayur dan buah akan mengalami satu masalah pada bagian penceraan seperti sembelit, divertikulum, serta wasir. Sayur dan buah juga memiliki kandungan selulosa yang dapat meningkatkan jumlah berat tinja dan membantu untuk melancarkan pengeluaran sisa-sisa zat dalam tubuh.

Sebuah studi yang dilakukan di Harvard School juga menyebut sayuran dan buah yang di konsumsi dalam jumlah yang tepat dapat menurunkan resiko divertikulum, yaitu efek peradangan yang terjadi pada kantung kecil yang terletak di saluran pencernaan.